Headline

Foto dan Video

Madridista

Agenda

Foto dan Video

Real Madrid

Liga Indonesia

Kolom

» » » » Prediksi Final Liga Champion dan Tiga Rekor Kekalahan Real Madrid


Real Madrid tercatat sebagai klub tersukses di Liga Champions dengan koleksi 12 gelar. Kesukesan Real Madrid dimulai pada 1955-56, atau edisi pertama dari Liga Champions yang dikenal dengan sebutan Piala Eropa pada saat itu.



Los Blancos menjadi juara lima kali secara beruntun pada lima tahun pertama penyelenggaraan Liga Champions. Hal tersebut mengukuhkan status El Real sebagai klub terbaik di Eropa.

Namun, Real Madrid bukan tanpa celah. Mereka tercatat pernah mengalami kekalahan pada laga puncak. Bahkan, Liverpool tercatat sebagai klub terakhir yang mengalahkan Real Madrid pada laga final.

Meskipun begitu, fakta tersebut tak menghapuskan sejarah Real Madrid sebagai klub terbaik di Eropa.

Pada musim 2017-18, Real Madrid berpeluang mengoleksi gelar ke-13 di Liga Champions. Pada laga puncak, Los Blancos akan menghadapi Liverpool.

Berikut ini adalah tiga kekalahan Real Madrid pada laga final Liga Champions:

1. Piala Eropa (Liga Champions) 1961-1962

Laga final Piala Eropa 1962 berlangsung di Amsterdam Olympic stadium. Pada laga tersebut, Real Madrid berhadapan dengan wakil Portugal, Benfica.

Laga ini menjadi ajang persaingan bagi Eusebio dan Ferenc Puskas yang saat itu disebut sebagai pemain terbaik. Laga berlangsung intens, namun Benfica keluar sebagai pemenang dengan skor 5-3.

Tiga gol yang dicetak Ferenc Puskas tak bisa mengantarkan Los Blancos menjadi juara. Eusebio berperan besar untuk Benfica setelah mencetak dua gol dalam tempo lima menit.

2. Piala Eropa 1963-1964

Setelah kekalahan pada dua musim sebelumnya, Real Madrid kembali tampil pada laga puncak. Kali ini, Los Blancos berhadapan dengan wakil Italia, Inter Milan.

Real Madrid mengakui keunggulan lawannya setelah takluk dengan skor 1-3. Sandro Mazzola menjadi bintang kemenangan Inter Milan lewat dua gol yang ia cetak ke gawang Real Madrid.

3. Piala Eropa 1980-1981

Real Madrid menembus laga final Piala Eropa untuk kali pertama dalam 15 tahun pada 1981. Sebelumnya, mereka menjadi juara pada tahun 1966 dengan mengalahkan Partizan.

Real Madrid menghadapi Liverpool di Parc de Princes, Paris. Namun, Los Blancos kalah lewat gol tunggal yang dicetak Alan Kennedy. Los Blancos pun harus mengubur keinginan untuk menjadi juara Eropa pada tahun tersebut

Prediksi dan Rekor Pertemuan Kedua Tim

Liverpool FC akhirnya menyegel tempat di final Liga Champions musim ini. Mereka akan bersua Real Madrid pada laga puncak di NSC Olimpiyskiy Stadium, Kiev, Ukraina, 27 Mei 2018 pukul 01.45 dini hari waktu Indonesia.

Liverpool memastikan diri ke final setelah menyingkirkan AS Roma pada fase empat besar pada Rabu (2/5/2018) atau Kamis dini hari WIB. Meski kalah 2-4 di markas Roma pada leg kedua, The Reds tetap lolos karena memiliki modal kemenangan 5-2 pada pertemuan pertama pekan lalu di Anfield. Dengan demikian, agregat 7-6 untuk Liverpool.

Sementara itu, Real Madrid mencapai final untuk kali ketiga berturut-turut setelah mengeliminasi Bayern Muenchen agregat tipis pula 4-3. Setelah menang 2-1 di markas Bayern pada pekan lalu, Los Blancos bermain imbang 2-2 di Santiago Bernabeu, Selasa (1/5) atau Rabu dini hari WIB.

Jika jumlah trofi menjadi acuan, Real Madrid jauh lebih diunggulkan karena klub raksasa asal Spanyol tersebut sudah 12 kali menjadi juara dari 15 kali mencapai final. Bandingkan dengan Liverpool yang baru lima kali jadi juara dari tujuh kesempatan.

Namun, jika rekor pertemuan menjadi tolak ukur, Liverpool pantas lebih percaya diri. Pasalnya, dari lima duel yang sudah pernah terjadi, klub elite Premier League itu lebih unggul dengan torehan tiga kemenangan sedangkan Real Madrid baru dua kali.

Liverpool juga merupakan tim terakhir yang mampu menjegal langkah Real Madrid pada partai final Liga Champions. Itu terjadi pada musim 1980-1981.

Pertemuan di Paris 37 tahun silam menjadi duel paling bergengsi kedua tim hingga terulang kembali pada final Liga Champions musim ini. Di antara final pertama dan partai puncak nanti, terselip empat pertemuan yang tersebar pada musim 2008-2009 dan 2014-2015.

Pada 2008-2009, Liverpool mendepak Real Madrid pada babak 16 besar dengan keunggulan prima 5-0 (1-0, 4-0). Hanya, langkah The Reds langsung terhenti pada fase selanjutnya di tangan Chelsea (agregat 5-7). Sementara itu pada Liga Champions 2014-2015, Real Madrid membalas dengan catatan kemenangan dobel 3-0 dan 1-0 pada fase grup. El Real akhirnya finis sampai semifinal, sedangkan The Reds tersungkur lebih dini.

«
Next
This is the most recent post.
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply